Pulau Banyak (lagi)

Setelah sekian lama ingin bisa kembali lagi datang ke pulau nan cantik memikat ini,akhirnya saya bisa menjejakkan kaki kembali kesana. Dan kali ini saya dipercayakan untuk membawa orang yang ingin berkunjung kesana,pas pula momentnya dengan liburan yang sedikit panjang dari biasanya dan akhhhh aku bahagia.

perjalanan kali ini sedikit berbeda dari biasanya,karena ini adalah perdana saya membawa dan menghandle sendiri tamu yang saya bawa ke pulau banyak,banyak perjuangan yang harus saya lalui untuk mendapatkan kepercayaan mereka dan juga rintangan dari tempat saya bekerja. Mulai dari biaya sampai transportasi yang ternyata tidak segampang berbicara dan membalikkan telapak tangan but,Thanks God saya sudah pernah sebelumnya kesana sehingga tidak begitu gugup lagi ditambah juga support dari teman-teman komunitas yang memberi saya semangat baru membuat saya berani untuk melanjutkan segalanya sampai tuntas.

Kami berangkat dari medan pada hari kamis di tanggal 30 november 2017,dan ada sedikit kendala ketika akan melakukan penjemputan,rupanya mobil yang harus kami tumpangi tidak bisa beriringan atau dengan kata lain kita harus terpisah kawan hiks hiks hiks,beruntungnya saya tamu saya tidak merasa keberatan.Perjanjian jam keberangkatan pun harus mundur dari jadwal dan saya pribadi sempat sedikit panik karena menunggu yang terlalu lama,seharusnya jam 21.00 wib harus berangkat pada pukul 22.15 wib dan saya sendiri harus berangkat pada pukul 23.10 wib.Dan itu jujur tak menyenangkan buat saya pribadi,dan itu adalah salah satu tantangan yang harus guide hadapi dalam sebuah perjalanan.

Dan akhirnya sampai di aceh singkil pada pukul 07.50 wib,kapal sudah hampir penuh dan tentunya kita harus rebutan tempat untuk duduk,dan mungkin alam menyambut kedatangan kami karena ternyata hujan turun dengan derasnya dan itu sempat membuat nakhoda bingung apakah harus kembali ke dermaga ataukah melanjutkan perjalanan,karena badai sedang bermain-main di lautan,seharusnya perjalanan hanya sekitar 3 jam saja tapi ternyata melenceng sangat jauh dari perkiraan akibat badai dahlia dan itu hampir 7 jam lho,tamu saya bahkan sedikit panik ketika kapal terombang ambing di hempas ombak yang menghampiri kapal kayu kami,dan thanks God kami sampai juga di pulau tempat kami akan menginap yaitu pulau balai. hari pertama sampai kami hanya bisa berkeliling penginapan saja karena badai yang tidak mengizinkan untuk berlayar jauh-jauh dan juga dari pihak marinir yang berjaga sudah memberi peringatan kepada kami.

apalah daya keadaan yang memaksa kami hanya bisa di sekitaran penginapan saja,namun Tuhan maha baik kami masih bisa sebentar menikmati keadaan di sekitar kami sebelum matahari tenggelam dan kembali keperaduannya.

sebelum hujan kembali mengguyur di malam yang dingin,kami masih sempat berkunjung ke jembatan yang bakal menjadi satu ikon daerah tersebut,yang hingga kini pembangunannya tak kunjung usai.

Keesokan harinya cuaca sempat berubah menjadi mendung dan membuat saya hampir down juga,namun ternyata hanya sebentar saja dan akhirnya kami bisa melakukan petualangan kami yang tertunda pada hari sebelumnya. ada beberapa pulau yang bisa kami kunjungi dalam sehari walau sempat ada badai kecil yang menghadang namun sang guide tangguh pulau banyak mampu menenangkan tamu yang saya bawa dan dengan keberanian yang berapi-api kami pun memulai perjalanan kami dan ya,akhirnya mulai.

pulau pertama yang kami kunjungi adalah pulau panjang yang hanya sekitar 25 menit dari pulau balai dan itu terlihat di depan dari tempat kami menginap dan disini ketika sedang asik bermain di pantai tetiba hujan deras mengguyur tiba-tiba,namun itu tak berlangsung lama. dan selanjutnya kami melanjutkan perjalanan kami menuju pulau berikutnya dan itu adalah pulau rangit.

keunikan dari pulau ini adalah adanya mercusuar yang mana setiap pengunjung bisa masuk kedalam hingga sampai ke menara pandang suarnya,dan saksikan sendiri keindahan lautnya yang maha indah.

LOWEPRO Echelon Roller

Penulis : Thepo Hombing
Sumber : Backpakere

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *